Ketika sebuah bencana alam terjadi, sebuah pertanyaan mendasar yang muncul setelah informasi tentang kejadian dan korban atau kerugian material yang diderita, yakni mengapa bencana itu terjadi. Hal itu secara langsung mengarah pada tiga domain besar pembentuk realitas sosial dalam studi bencana di Indonesia, yakni sains, agama, dan kultur. Jika pendekatan sains lebih menitikberatkan pada penj…
Aspek budaya seringkali hanya ditempatkan sebagai instrumen dalam ranah kajian bencana, khususnya pada proses recovery kondisi korban setelah kejadian bencana. Padahal, masyarakat lokal terbukti memiliki daya adaptasi yang luar biasa terhadap terhadap perubahan-perubahan kondisi lingkungan yang ekstrim sekalipun. Dalam beberapa hal, meskipun tidak didasari 'kerangka teori dan metodologi' yang j…