Buku ini menawarkan perspektif agak berbeda dalam membicangkan bahasa Indonesia. Lazimnya bahasa dibicarakan secara otonom dan tekanan diberikan kepada peran pengujar atau penulis. Polisi Bahasa di sisi itu berikhtiar menghadirkan konteks sembari memperhitungkan pendengar dan pembaca dalam memahami makna.
Tesaurus Indonesia menyajikan sebanyak mungkin kata dan kelompok kata serta sinonim atau padanan katanya dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa apa pun, tidak ada kesamaan makna yang mutlak. Karena itu, sinonim di dalam Tesaurus Indonesia disajikan dengan mempertimbangkan perbedaan-perbedaan yang ada berdasarkan dialek regional (contoh: menurut dan manut), dialek sosial (contoh: kebatinan, mistikā¦