Hatta memang dikenal sangat rajin melakukan surat-menyurat. Tapi, dalam suratnya, tentu saja ia sering mendiskusikan soal buku. Misalnya surat dengan Dr. Ide Anak Agung Gde Agung, S.H., pada 17 Desember 1963, yang telah diterbitkan Sinar Harapan itu. "Saudara Agung, karena beberapa hari lagi Zus Vera (istri Agung-Red.) akan pergi ke Madiun untuk mengunjungi Saudara, dapat saya kirimkan padanya …
Menurut Bung Hatta, ada dua pencapaian yang paling berarti sepanjang hidupnya. Pertama, saat ia menjadi salah seorang proklamator kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Kedua, saat mewakili bangsa Indonesia menerima penyerahan kedaulatan Indonesia di Belanda pada 27 Desember 1949. Inilah buku kisah perjalanan hidup dan perjuangan Pahlawan Proklamator Kemerdekaan Mohammad Hatta, sejak masa k…