Text
Pengembangan desa model kerukunan: Membangun kerjasama dengan perguruan tinggi
Buku ini merupakan hasil riset bidang bimbingan agama dan layanan keagamaan (BALK) Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta, bekerjasama dengan Universitas Negeri Islam (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Salah satu temuan penting penelitian ini adalah kerukunan yang terwujud di desa/kelurahan yang menjadi lokasi penelitian itu umumnya terjadi karena peran modal sosial atau ikatan antarwarga yang tumbuh melalui proses panjang sejarah. Di sebagian daerah, seperti Desa Kertajaya Kecamatan Pebayuran dan Desa Pabuaran Kecamatan Gunung Sindur, modal sosial itu bertumpu pada jalinan kekerabatan yang tercipta dalam proses perbauran yang telah berjalan beberapa generasi. Temuan penting dari semua lokasi penelitian adalah minimnya inisiatif atau prorgam-program pemeliharaan kerukunan yang diinisiasi pemerintah maupun lembaga-lembaga non pemerintah. Prorgam-program kerukunan yang diinisiasi pemerintah umumnya hanya berlangsung pada level kabupaten/kota atau paling jauh pada level kecamatan. Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta memandang penting dikembangkannya inisiatif-inisiatif pemeliharaan kerukunan, baik untuk wilayah-wilayah yang selama ini telah rukun dan damai secara "alamiah" maupun untuk wilayah-wilayah yang selama ini cenderung diwarnai pertikaian terkait isu-isu antarumat beragama. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan assesment, kesepakatan masyarakat Desa Pabuaran dengan fasilitator yang berasal dari Balai Litbang Agama Jakarta dan UIN Syahid Jakarta, untuk mendorong dan berpartisipasi secara bersama-sama dengan segenap sumber daya yang ada, mewujudkan Desa Pabuaran sebagai Desa Wisata Kerukunan.
Tidak tersedia versi lain