Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi
    • Waktu Layanan
    • Tata Tertib
    • Peraturan
  • Berita
  • Kontak

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa
Bookmark Share

Text

Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa

Henry Guntur Tarigan - Personal Name;

Menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung, tidak secara tatap muka dengan orang lain. Menulis merupakan suatu kegiatan yang produktif dan ekspresif. Dalam kegiatan menulis ini maka sang penulis haruslah terampil memanfaatkan grafologi, struktur bahasa, dan kosa kata. Keterampilan menulis ini tidak akan datang secara otomatis, melainkan harus melalui latihan dan praktek yang banyak dan teratur.
a. Hubungan antara menulis dan membaca.
Antara menulis dan membaca terdapat hubungan yang sangat erat. Bila kita menuliskan sesuatu, maka pada prinsipnya kita ingin agar tulisan itu dibaca oleh orang lain; paling sedikit dapat kita baca sendiri pada saat lain. Demikianlah hubungan antara menulis dan membaca pada dasarnya adalah penulis dan pembaca. Tugas sang penulis adalah mengatur/menggerakkan suatu proses yang mengakibatkan suatu perubahan tertentu dalam bayangan/kesan sang pembaca. Khusus mengenai menulis, kualifikasi yang dituntut adalah sebagai berikut :
· Kuallifikasi Minimal.
Mampu menulis dengan tepat kalimat-kalimat atau pun paragraf-paragraf seperti yang akan dikembangkan secara lisan bagi situasi-situasi kelas, dan menulis surat sederhana yang singkat.
· Kualifikasi Baik.
Mampu menulis “komposisi bebas” yang sederhana dengan kejelasan dan ketepatan dalam kosa kata, idiom, dan sintaksis.
· Kualifikasi Unggul.
Mampu menulis beraneka ragam pokok pembicaraan (subyek) dengan idiom yang wajar, ekspresi yang cerah serta mudah dipahami, dan perasaan yang tajam terhadap gaya bahasa yang beraneka ragam dalam bahasa target.
b. Hubungan antara menulis dan berbicara.
Kedua-duanya memiliki ciri yang sama yaitu produktif dan ekspresif. Perbedaannya ialah bahwa dalam menulis diperlukan pendengaran dan pengucapan. Dengan perkataan lain, menulis merupakan komunikasi tidak langsung, tidak tatap muka, sedangkan berbicara merupakan komunikasi langsung komunikasi tatap muka. Baik menulis maupun berbicara harus memperhatikan komponen-komponen yang sama, yaitu :struktur kata/bahasa, kosa kata, kecepatan/kelancaran umum; bedanya ialah bahwa menulis berkaitan dengan ortografi, maka berbicara berkaitan erat dengan fonologi.


Availability
#
Badan Penelitian Pengembangan Kemdagri 808.02 HEN m
BPP00001581
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
808.02 HEN m
Publisher
Bandung : Angkasa., 1982
Collation
ix, 197 hlm.; 21 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
979404119x
Classification
808.02 HEN m
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Edisi 1 cet 1
Subject(s)
Menulis
Teknik penulisan
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Jl. Kramat Raya No.132, RW.9, Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430
Indonesia

Phone: (021) 3101953, 3101955, 3901071, 3901072
Email: badanlitbang@kemendagri.go.id

Related Link

  • Perpustakaan Kemendagri
  • Perpustakaan Nasional
  • Perpustakaan DPR
  • Perpustakaan UNJ
  • LIPI
© Template by SLiMS Community 2026
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?