Apakah yang bisa dibayangkan mengenai Golkar pada masa pasca-Orde Baru? Apakah \"partai pemerintah\" itu akan terus mempertahankan koalisinya dengan birokrasi di satu pihak, dan dukungan militer di pihak lain? Apakah ia juga akan terus melestarikan budaya politik abangan-nya tanpa benturan apapun di masa depan? Atau benarkah Golkar kini sedang menyesuaikan diri dalam pergeseran percaturan buday…
“Bersaksi Di Tengah Badai” adalah sebuah judul buku yang berisi tentang biografi seorang Jendral Purnawirawan Wiranto, yang biasanya disapa dengan nama Bapak Wiranto. Buku terbitan IDe Indonesia ini, ditulis oleh Aidul Fitriciada Azhari. Buku ini dapat dikatakan cukup lengkap dan menarik. Buku ini menceritakan dengan detail peristiwa-peristiwa yang dialami oleh Pak Wiranto. Mulai dari masa …
Peran tentara memang tidak bisa terlepas dari sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia karena pada faktanya mereka-lah yang merupakan ujung tombak kedaulatan dan memperjuangkan kebebasan dari penindasan penjajah di masa lampau. Transformasi lembaga militer di Indonesia pada era pasca kemerdekaan sangat dinamis, contohnya saja kehadiran TKR yang selanjutnya berubah menjadi TRI, AURI, ALRI, dll. Seja…
Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir merupakan salah satu seri buku TEMPO dengan kategori tokoh militer. Barangkali awalnya dari kumpulan artikel tematis majalah itu? Yah, pokoknya saya senang buku ini diterbitkan, karena saya memang hobi baca sejarah dan Soedirman adalah salah satu pahlawan nasional yang kisah hidupnya belum banyak saya baca.\r\n\r\nSelama ini, saya cuma tahu kisah sang…
\"....... seorang prajurit pejuang bangsa kita yang tidak ada duanya. Prajurit ini adalah salah seorang putra yang besar dari bangsa kita. Ia besar dalam kepribadian dan semangat, tetapi ia tetap sederhana dalam tindak tanduknya. Prajurit itu ialah: PANGLIMA BESAR JENDERAL SOEDIRMAN, Pak Dirman.
Pak Dirman adalah Bapak TNI, Bapak yang menjadi cermin tauladan seluruh anak-buahnya, karena kejujurannya, kesederhanaannya dan juga karena ketegasan serta keteguhan pendiriannya. \r\nTetapi di balik hati yang keras, pendirian yang teguh, tersimpan tujuan yang murni, cita-cita yang luhur dan karena kemurnian serta keluhuran inilah banyak orang menilai
Generasi sekarang, maupun yang akan datang memperoleh bahan-bahan otentik untuk mengenal Jenderal Soedirman dan perjuangannya, karena fakta-fakta yang dikemukakannya dalam bukunya telah dipelajarinya dengan tertib dan mendalam. Juga penulis mengenal sikap politik pemimpin Indonesia dari zaman itu.\r\nB.M. Diah. Harian MERDEKA\r\n\r\nBagaimanapun, tujuan penulis untuk memaparkan kisah penulis pr…
Di masa awal revolusi, visi bagaimana berlangsungnya Indonesia merupakan proses yang masih tampak samar-samar. Di Jawa Timur, terdapat tiga faktor yang melatar belakangi kerjasama dan persaingaan elite, yaitu faktor kepentingan, ideology, dan cara pandang melihat persoalan.\r\n\r\nAntara ideology dengan kepentingan, seringkali keduanya menyatu. Lantaran ideology digunakan untuk melegitimasi kep…
Banyak sudah terbit.buku mengenai “Pelurusan Sejarah tahun 1965” dengan berbagai kesimpulan yang diusungnya. Buku ini lain lagi ceritanya; mempakan kesaksian catatan harian Rosihan Anwar “in the mood of diaries at the crucial moment” yang ditulis dengan objektif dan tekun selama 5 tahun (1961-1965), yang menggambarkan prolog permainan segitiga kekuasaan yang semu antara Sukarno - Tentar…
Buku ini membahasa masalah-masalah yang kita hadapi dahulu, kini dan nanti hasil renungan seorang jenderal purnawirawan bernama soemitro