Merupakan kumpulan 24 tulisan Julia Suryakusuma yang tersebar di berbagai media, dari rentang waktu 1979-2011. Sebagai tokoh intelektual dengan minat berbagai disiplin ilmu, Julia tampil sebagai seorang pengamat yang peka, seorang akademisi yang tidak kaku dalam menganalisis berbagai fenomena di negeri ini; mulai dari politik, agama, seksualitas, keperempuanan, hukum, sastera, kepemimpinan, sam…
Pertumbuhan profesi dan demikian juga kaum profesional, merupakan fakta penting yang menyertai sistem pembagian kerja dalam masyarakat industrial modern. "Suatu masyarakat yang melancarkan industrialisasi, "kata seorang sosiolog terkemuka, "adalah masyarakat yang menjalankan profesionalisasi. "Profesi, karenanya, memperoleh kedudukan istimewa dalam kehidupan masyarakat.
BUKU KLASIK ini mengupas kedudukan raja dan seni mengelola kekuasaan di Jawa masa lampau, mulai dari segi magis-religius raja, struktur kekuasaan, hingga pembiayaan negara. Dapat dibaca, raja Jawa memiliki kekuasaan terbatas, namun ia dituntut belaku adil, bujaksana, dermawan, dan mampu menjaga ketentraman negara. Dapat dibaca pula, struktur kekuasaan di Jawa sangat rentan pemberontakan sehingg…
Buku ini uku mengenai sistem Presidensial Indonesia dari Masa ke Masa, dengan pertanyaan yang muncul, masihkah Indonesia relevan dengan sistem presidensial, realitas apakah yang sedang dihadapi oleh sistem presidensial saat ini dan apakah tantangan yang dihadapi ke depan agar bangsa Indonesia dapat mempertahankan kepemimpinan yang handal untuk meraih masa depan bangsa di tengah persaingan inter…
Sejalan dengan gelombang Otonomi Daerah, telah terjadi perubahan signifikan dalam hal peran yang harus dimainkan oleh para pemangku jabatan di daerah. Sejalan dengan cita-cita reformasi, kita memiliki harapan besar akan berjalan mulus otonomi. Buku ini merupakan referensi penting bagi praktek kepemimpinan di Daerah baik sebagai Gubernur, Bupati/Walikota, maupun sebagai Kepala Dinas/Badan di tin…
Sebagai filosof sosial dan ahli etika pilitik, Franz Magnis-Suseno memaparkan dengan gamblang, bahwa setiap usaha untuk memisahkan kekuasaan dan moralitas akan menggerogoti dan kekuasaan itu dari dalam. Kekuasaan akan stabil kalau sah secara moral. Di tengah politik uang dan politik teror, buku ini bagai cermmin yang memantulkan ironi-ironi wajah bopeng kekuasaan, yang menggugah kesadaran kita …
Bugis dan Makassar sebagai sama-sama percaya bahwa asal-usul elite politik mereka bermula dari mitos Tomanurung (pemimpin yang turun dari langit). Keduanya menginginkan pola hubungan antara penguasa dan masyarakat bersifat kontraktual. Ini berarti bahwa kendati secara simbolik masyarakat memberi otoritas yang besar kepada si pemimpin, namun di waktu yang bersamaan, pemimpin harus taat dengan ke…