The Art of War adalah buku perang pertama. Buku yang terdiri atas 5900 huruf klasik tiongkok ini disajikan kembali oleh Andri Wang dengan penjelasan yang memudahkan pembaca dalam memahaminya. Buku ini juga cocok dibaca oleh oleh pelaku bisnis untuk menjawab persaingan yang ketat.
Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir merupakan salah satu seri buku TEMPO dengan kategori tokoh militer. Barangkali awalnya dari kumpulan artikel tematis majalah itu? Yah, pokoknya saya senang buku ini diterbitkan, karena saya memang hobi baca sejarah dan Soedirman adalah salah satu pahlawan nasional yang kisah hidupnya belum banyak saya baca. Selama ini, saya cuma tahu kisah sang pan…
Seandainya Masyumi dan PNI bisa bekerja sama, maka sebenarnya tidak perlu ada Dwifungsi,” demikian pernyataan Jenderal T.B. Simatupang kepada Salim Said dalam wawancara pada tahun 1984. Apa yang disampaikan salah seorang pendiri dan pemikir militer Indonesia ini merupakan esensi dari buku Ini Bukan Kudeta. Meninjau pengalaman intervensi dan dominasi militer dalam politik di Indonesia sebelum …
Di masa awal revolusi, visi bagaimana berlangsungnya Indonesia merupakan proses yang masih tampak samar-samar. Di Jawa Timur, terdapat tiga faktor yang melatar belakangi kerjasama dan persaingaan elite, yaitu faktor kepentingan, ideology, dan cara pandang melihat persoalan. Antara ideology dengan kepentingan, seringkali keduanya menyatu. Lantaran ideology digunakan untuk melegitimasi kepenti…
Banyak sudah terbit.buku mengenai “Pelurusan Sejarah tahun 1965” dengan berbagai kesimpulan yang diusungnya. Buku ini lain lagi ceritanya; mempakan kesaksian catatan harian Rosihan Anwar “in the mood of diaries at the crucial moment” yang ditulis dengan objektif dan tekun selama 5 tahun (1961-1965), yang menggambarkan prolog permainan segitiga kekuasaan yang semu antara Sukarno - Tentar…
Buku ini merupakan salah satu dari seri penerbitan mengenai bangsa-bangsa di Asia Tenggara dan sekitarnya. Seri penerbitan ini dimaksudkan sebagai upaya memahami lebih jauh kebudayaan, sejarah, politik, dan perubahan bangsa-bangsa yang hidup bertetangga dengan kita, namun selama ini terlepas dari perhatian yang lebih proporsional.
Apakah yang bisa dibayangkan mengenai Golkar pada masa pasca-Orde Baru? Apakah "partai pemerintah" itu akan terus mempertahankan koalisinya dengan birokrasi di satu pihak, dan dukungan militer di pihak lain? Apakah ia juga akan terus melestarikan budaya politik abangan-nya tanpa benturan apapun di masa depan? Atau benarkah Golkar kini sedang menyesuaikan diri dalam pergeseran percaturan budaya …
Sedikit mengingat sejarah bahwa dahulu Indonesia pernah memiliki sosok Polisi dan Pejabat pemerintahan yang bersih, jujur, tegas, dan senantiasa bekerja dengan ikhlas tanpa pamrih. Sosok tersebut ada dalam diri Hoegeng. Di tengah kondisi para aparatur negara kita yang jauh dari nilai-nilai budi pekerti yang luhur, buku ini seakan memberikan ''tamparan'' keras kepada kita semua akan pentingnya s…
Agresi Militer Kolonial Belanda II ,Belanda buntukan persetujuan Renville dan tiada kemajuan dibidang diplomasi ,dan perundingan kandas lagi serta tiada jalan keluar terbentang dari kaliurang.