M. Busyro Muqoddas, S.H, M.Hum, lahir di Yogyakarta, 17 Juli 1952. Kini Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggantikan ketua sebelumnya, Antasari Azhar. Pria yang akrab disapa Mas Bus ini sebelumnya adalah ketua merangkap anggota Komisi Yudisial RI periode 2005-2010.\r\n\r\nMas Bus berpembawaan kalem, sederhana, tegas, apa adanya, serius, dan kurang mempunyai ambisi duniawi. Karakternya …
Buku ini adalah hasil studi tentang sepak terjang Tanri Abeng, seorang manajer profesional pertama di Indonesia. Sebagaimana terlihat dalam uraian tiap bab buku ini, Tanri Abeng memulai karier profesionalnya pada 1969 ─dengan menjadi manajer di Union Carbide Corporation (UCC) yang berpusat di New York. Kita ketahui, UCC, yang didirikan pada 1917 di Amerika Serikat (AS) itu adalah salah satu k…
Emile Durkheim, dikenal luas sebagai bapak sosiologi modern, terlepas dari berbagai kritik yang dialamatkan pada pemikirannya, Emile Durkheim tetap harus dihargai karena kegigihannya untuk melepaskan sosiologi dari pengaruh filsafat dan psikologi, serta mendorongnya menjadi ilmu yang mandiri.\r\n\r\nDurkheim lahir di Epinal, Prancis, 15 April 1858, dari keluarga Yahudi yang taat. Dia tergolong …
Buku ini mengungkapkan praktek-praktek \"machiavellisme\"baik yang dilakukan oleh individu, kelompok maupun kekuasaan
Adalah suatu kehormatan teramat besar bagi saya beserta seluruh Rakyat Yogyakarta, bahwa buku lama edisi perdana tahun 1982, ‘Tahta untuk Rakyat: Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX’, ternyata banyak juga peminatnya yang ingin membaca makna pesan di dalamnya guna ikut meluruskan perjuangan bangsa ini ke depan dalam upaya meneruskan cita-cita founding fathers.\r\n\r\nBuku ini dih…
“Jadilah Pribadi yang kuat dan tangguh untuk menghadapi kehidupan yang memang keras, sebagaimana kualitas kehidupan yang pernah saya alami, saya hadapi, saya jalani, dan saya tanggulangi”. “Saya tidak lagi berjalan menuju puncak, namun saya telah berada di puncak”.
Agustus 1985, Soedjatmoko terpilih kembali sebagai Rektor Universitas PBB. Koko, demikian panggilan akrabnya, sebenarnya bukan orang baru di lingkungan tersebut. Sejak lembaga ini berdiri, 1974, ia anggota panitia untuk program pengembangan kemasyarakatan dan kemanusiaan. Sebagai rektor, Koko punya program jangka menengah yang pelaksanaannya perlu waktu enam tahun, 1982-1987. Program ini mencak…
Buku ini menawarkan keteladanan tokoh-tokoh berkarakter, terkategorisasi dalam kelima sila masing-masing. Tokoh-tokoh seperti Bung Karno, Bung Hatta, Sjafruddin Prawiranegara, merekalah sebagian contoh sumber mata air keteladanan Pancasila dalam perbuatan. Pembinaan dan pengembangan karakter tidak hanya dalam pengetahuan, tetapi dalam perbuatan. Merekalah sosok-sosok yang menghargai perbedaan, …
Ibu Tien Soeharto: \r\nIkut sertanya kaum wanitdalam perjuanga kemerdekaan dahulu bertambah penting artinya bagi pembangunan bangsa ita di masa sekarang, sebab sejarah menunjukkan bahwa kaum wanitabukanlah kaum lemah. Kaum wanita telah menunjukkan bahwa mereka dapat berjuang untuk bangsanya. Kepercayaan kaum wanita bahwa mereka memiliki kekuatan dan kemampuan ini penting, sebab dalam zaman pemb…
Buku ini mencoba menampilkan Sri Mulyani sebagai sosok alternatif menuju kursi Presiden RI. Terpilihnya Sri Mulyani menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia sebagai exit strategy membuat semua pihak merasa menang atau sekurang-kurangnya tidak kalah. Dan, Sri Mulyani diyakini bisa memenangi pertarungan menuju kursi RI-1 sekembalinya ke Tanah Air membawa segudang pengalamannya sebagai sumbangsihnya …