Dalam kehidupan sehari-hari, kita biasa mencari tahu makna-makna dari simbol dan status, membicarakan 'kesan-kesan', membaca buku atau majalah yang mengulas tentang 'bahasa tubuh'. Kegiatan-kegiatan itu menunjukkan bahwa pada dasarnya kita terbiasa menjadi praktisi semiotika, sekalipun kita mungkin tidak memahami hal-hal teknis di bidang semiotika. Kita mempraktikkan semiotika pada tataran yang…
Indonesia pasca kemerdekaan sampai tahun 1960-an merupakan masa gemilang untuk tumbuhnya ide dan kreativitas kebudayaan di kalangan intelektual, seniman, sastrawan, politikus, dan aktivis. Kegemilangan tumbuhnya masa kebudayaan Indonesia disebabkan oleh masa kebebasan “pencarian” dan “krisis” yang dihadapi masyarakat kala itu. Dapat disebut masa bebas “pencarian”, karena orang-orang…
Selama masa orde baru, visi NKRI sebagai kesatuan wilayah lebih mendominasi berbagai kebijkan pemerintahan, seperti stabilitas nasional, wawasan nusantara, integritas nasional menjadi kata kunci, setiap kali pemerintah diktator menerapkan pendekatan militer guna mempertahankan wilayah NKRI, darah dan air mata tertumpah di bumi pertiwi ini. Dalam kenyataan visi tentang NKRI sebagai kesatuan wila…
Siapa yang tidak tahu keperkasaan orang Tionghoa dalam mengelola bisnis. Orang Tionghoa ada pada semua sektor bisnis, dari kelas teri hingga kelas kakap dan rata-rata orang Tionghoalah yang menjadi kampiunnya. Kesuksesan orang Tionghoa dalam berbisnis tentu tidak terjadi dengan begitu saja, pasti ada rahasia-rahasia yang dimiliki secara turun temurun dari generasi ke generasi yang menjadi pe…
Dalam hal ini buku yang akan di review adalah buku karangan Koentjaraningrat cetakan kedua yang berjudu” Beberapa Pokok Antropologi Sosial “. Buku ini memiliki tebal 307 halaman. Terdapat pula lima Bab yang dibahas dalam buku tersebut. Berikut yang akan dibahas mengenai kedudukan dan pokok-pokok antropologi sosial selain itu juga membahas mengenai sistem mata pencaharian, sistem kekerabatan…
Buku ini berfungsi sebagai salah satu bentuk overdracht, suatu bentuk penerusan tradisi dari generasi 45 kepada generasi muda di dalam ABRI.
Buku ini disusun dalam 14 bab berisi konsep-konsep ilmu dasar budaya dalam sastra, seni rupa, musik, agama, filsafat, cinta kasih, keindahan, penderitaan, keadilan, pandangan hidup, tanggung jawab, kegelisahan, dan harapan. Buku ini dapat menjadi referensi teori dan konsep yang diperlukan dalam penelitian ilmiah di bidang ilmu budaya.
Buku yang berjudul Sosiologi Agama; suatu pengenalan awal yang ditulis oleh Thomas. F. O. Dea tersebut terdiri dari enam bab dan jumlah halaman 225. Setiap bab memiliki pokok masing-masing dan sub pokok yang mendukung. Agama dan Masyarakat dalam pendekatan kaum fungsionalisme. Agama tentu tak bisa dipisahkan dari masyarakat. Karena masyarakat adalah suatu realitas yang menjadi pelaku keagama…
Buku ini memuat informasi kehidupan spiritual, bahasa dan kesusastraan, kesenian, sejarah, dan IPTEK