Menggunakan judul karya “Tentang Manusia Indonesia dsb.” Tentu dibayangi oleh suatu ceramah tahun 1977 di Taman Ismail Marzuki (Jakarta) oleh Mochtar Lubis, yang telah diterbitkan sebagai buku (OBOR Tahun 2001) dan bukan itu saja, tambahan dsb. pun terinspirasi oleh buku yang berjudul “Indonesia Etc,: Exploring The Improbable Nation” yang diyulis oleh Elizabeth Pisani (Granta, 2004). M…
Buku ini membahas tentang proses kerja sama antara dua manusia atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, perkembangan administrasi dan manajemen, perbedaan-perbedaan pokok antara administrasi negara dengan administrasi niaga, peranan kepemimpinan dalam proses administrasi dan manajemen, arti dan peranan completed staff work, fungsi admi…
Buku ini berisi permasalahan filsafat manusia pada umumnya. Lalu menyusul beberapa tema khususnya: manusia dalam hubungan dengan dunia, interseubyektivitas atau manusia sebagai sesama manusia, pekerjaan, keterbukaan untuk simbol, dan akhirnya suatu tema yang terutama relevan untuk tanah air kita: pandangan manusia dalam pewayangan Jawa.
Buku ini tidak panjang lebar berbicara tentang dasar-dasar penelitian filsafat. Buku ini akan memberikan model-model-model penelitian pokok seperti berlaku di bidang filsafat. Model itu disajikan secara konkret sebagai wujud sebuah usulan bagi penelitian tertentu. Dengan demikian model-model itu menampakkan baik keserupaan maupun perbedaan dengan penelitian ilmiah di bidang keahlian lain
Buku ini membahas tentang penelitian sosial ditambah dengan uraian-uraian singkat mengenai Filsafat dan Filsafat penelitian serta perkembangan paradigma penelitian didasarkan pada perkembangan Filsafat Barat. Dengan cara ini diharapkan mereka (peneliti) mampu mencari akar permasalahan sosial yang terdapat di masyarakat sehingga dapat mengusulkan xara-cara terbaik untuk pemecahannya.
Jika manusia dijuluki sebagai animal educandum sekaligus animal educandus? Makhluk yang dididik sekaligus mendidik? Maka pengertian pendidikan jelas lebih luas ketimbang sekadar penyekolahan. Pendidikan sendiri tidak bisa lain kecuali dipahami sebagai ikhtiar pembudayaan.
Pancasila sebagai suatu sistem filsafat adalah hasil pemikiran yang sedalam-dalamnya dari Bangsa Indonesia, yang oleh bangsa Indonesia dianggap, dipercayai dan diyakini sebagai suatu (kenyataan, norma-norma, kaidah-kaidah, nilai-nilai) yang paling benar, paling adil, paling bijaksana, paling baik dan paling sesuai bagi Bangsa Indonesia.