Beberapa topik yang menyangkut batasan \"pemerintahan yang bermuka dua\" dibicarakan dalam buku ini sebagai materi. Dibahas problema-problema yang timbul dalam korelasi kekuasaan bidang eksekutif dengan lembaga-lembaga negara lain seperti Lembaga Legislatif dan Yudikatif, seperti dalam kasus-kasus pertamina, sengkon dan karta, kecurigaan adanya mafia peradilan dan lain-lain.
Dalam masa transisi sekarang ini, ada satu pertanyaan mendasar yang harus dijawab Bangsa Indonesia: Apa yang harus dikatakan bangsa Indonesia untuk mempertahankan eksistensi sebagai negara-bangsa ?\r\nMakalah yang dimuat dalam buku ini merupakan kristalisasi pemikiran dari para ahli, baik dalam maupun luar negeri, yang dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan ini,
Buku ini memberikan pencerahan tentang pendidikan politik bagi kalangan intelektual muda, khususnya (mahasiswa) sebagai sarana dasar dalam pendidikan politik dengan demikian mereka akan siap masuk ke kancah dunia politik yang sebenarnya dalam tataran lingkup pemerintah.
Buku ini membahas pergulatan perkembangan sistem pemerintahan Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga pasca perubahan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 sebagai buah dari reformasi konstitusi (constitutional reform) 1999-2002. Perbedaan dengan karya lain yang memilih tema sejenis, buku ini memgemukakan perdebatan dan mengelaborasi sistem pemerintahan model “sistem sendiri” yang dihasilkan oleh …
Buku ini tak lain sebuah cerita panjang tentang upaya sekian banyak bangsa dan negara yang sedang berkembang dalam mencapai tatanan tertib politik. Hal mana dimaksudkan sebagai jembatan yang akan mendekatkan setiap negara dalam meraih cita-cita yang telah diikrarkan sejak awal, yaitu masyarakat yang makmur, sejahtera, aman dan sentosa.
Sejak lahirnya Orde Baru tahun 1966 sampai sekarang kita sebagai bangsa telah melibatkan diri dalam proses pembangunan di segala bidang kehidupan, termasuk bidang politik. Konsep dasar yang melandasi pembangunan politik ini adalah adanya suatu kehendak untuk melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekuen. Konsep dasar inilah yang telah dijadikan \"daftar acuan\" Pemerintah Orde Baru dalam me…
Marjinalisasi dan diskriminasi yang dialami sebuah etnis dalam kurun waktu yang sangat lama membuat ikatan emosional etnis semakin erat dan kuat, karena adanya common cause, common goal, and common interest dan akhirnya memunculkan politik identitas, yang merupakan aliran politik dengan melibatkan seseorang atau kelompok masyarakat yang memiliki kesamaan karakteristik, seperti agama, etnis dan …
Ada banyak peristiwa penting pada tahun 2018. Pada tahun ini akan ada pesta olahraga Asian Games yang berlangsung di Jakarta dan Palembang. Tahun ini Indonesia juga akan menjadi tuan rumah pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia yang diselenggarakan di Bali. Masyarakat penggemar bola, termasuk di Indonesia, akan dijamu dengan pertandingan akbar Piala Dunia. Dari segala peris…
Preseden curhat, begitu setidaknya Wahyu Triono KS menggambarkan kebiasaannya menulis di kolom Opini Anda detikcom dan Kompasiana.com. Mengenal dunia wayang melalui Almarhum ayahnya yang sering mengajak menonton pertunjukan wayang. Selain menimba pengalaman tentang budaya Jawa dari orangtuanya, ia juga banyak berkomunikasi dengan orang-orang tua para pejuang kemerdekaan yang menjadi sahabat bai…
Proses pembentukan daerah otonom baru (DAB) seharusnya dipahami sebagai bagian dari spirit desentralisasi yang dimulai sejak era reformasi. Oleh karena itu, keberadaanya harus didudukkan sebagaimana mestinya, yakni agar kesejahteraan rakyat di daerah benar-benar terwujud ketika DAB terbentuk. Namun demikian, tidak jarang proses pembentukannya diwarnai konflik kepentingan, baik antara pusat dan …