"Mungkin lebih baik kalau kita dulu dijajah Inggris, bukan Belanda," kata beberapa orang Indonesia. Namun Indonesia pernah dijajah Inggris: antara tahun 1811 dan 1816, ketika negeri Belanda diduduki Napoleon, Inggris melakukan invasi dan merebut Jawa dari Belanda. Selama lima tahun, Jawa diperintah oleh seorang tokoh yang dampak masa kekuasaannya terus terasa hingga ratusan tahun kemudian: Thom…
Fordem berjibaku menentang arus besar penyeragaman berpikir, yang secara masif diterapkan sebagai sarana depolitisasi pada zaman Orde Baru. Selain mengoreksi praktik pemerintahan Soeharto, Fordem juga merintis dan mendorong kebebasan dan keberanian berpikir, berserikat, berkumpul, serta mengemukakan dan mengekspresikan pendapat di Indonesia. Buku tuturan Bondan Gunawan ini membantu merekonstru…
Bahwa Gus Dur terkenal sebagai penebar kontroversi tidak bisa dipungkiri lagi. Namun apakah ia inkonsisten dalam tindakan dan ide-idenya, tentu harus didudukkan kembali. Greg Barton dalam sebuah tulisannya memuji Gus Dur sebagai figur terbaik yang senantiasa konsisten dalam pikiran-pikrannya. Kita lantas mafhum bahwa dalam diri seorang tokoh bisa saja menyimpan karakter ganda sekaligus: satu si…
Buku ini mencoba menampilkan Sri Mulyani sebagai sosok alternatif menuju kursi Presiden RI. Terpilihnya Sri Mulyani menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia sebagai exit strategy membuat semua pihak merasa menang atau sekurang-kurangnya tidak kalah. Dan, Sri Mulyani diyakini bisa memenangi pertarungan menuju kursi RI-1 sekembalinya ke Tanah Air membawa segudang pengalamannya sebagai sumbangsihnya …
M. Busyro Muqoddas, S.H, M.Hum, lahir di Yogyakarta, 17 Juli 1952. Kini Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggantikan ketua sebelumnya, Antasari Azhar. Pria yang akrab disapa Mas Bus ini sebelumnya adalah ketua merangkap anggota Komisi Yudisial RI periode 2005-2010. Mas Bus berpembawaan kalem, sederhana, tegas, apa adanya, serius, dan kurang mempunyai ambisi duniawi. Karakternya ini …
Hatta memang dikenal sangat rajin melakukan surat-menyurat. Tapi, dalam suratnya, tentu saja ia sering mendiskusikan soal buku. Misalnya surat dengan Dr. Ide Anak Agung Gde Agung, S.H., pada 17 Desember 1963, yang telah diterbitkan Sinar Harapan itu. "Saudara Agung, karena beberapa hari lagi Zus Vera (istri Agung-Red.) akan pergi ke Madiun untuk mengunjungi Saudara, dapat saya kirimkan padanya …
Kemarau Kemarahan mengesankan sebuah cerita politik yang sensasional. Namun, buku ini juga menyingkap sebuah rahasia secara baik. Selama bertahun-tahun, Sadat, sang pelaku yang malang, memainkan lakon di depan khalayak barat yang hanya senang melihat apa yang mereka sukai. Selama bertahun-tahun, sensor Sadat merintangi Heikal untuk mengatakan yang benar seperti yang diketahuinya. Kini kebenaran…
Sedikit mengingat sejarah bahwa dahulu Indonesia pernah memiliki sosok Polisi dan Pejabat pemerintahan yang bersih, jujur, tegas, dan senantiasa bekerja dengan ikhlas tanpa pamrih. Sosok tersebut ada dalam diri Hoegeng. Di tengah kondisi para aparatur negara kita yang jauh dari nilai-nilai budi pekerti yang luhur, buku ini seakan memberikan ''tamparan'' keras kepada kita semua akan pentingnya s…
Hamka adalah pribadi yang mengandung arti penting dan harum namanya bagi Tanah Air, Bangsa dan Agama . Kita mengangkat namanya bukan sekadar karena beliau seorang tokoh , tetapi lebih dari itu pikiran-pikiran, ajaran-ajaran dan tingkah lakunya yang memiliki makna unggul dan kharismatik.Oleh sebab itu, sebagaimana diutarakan Tim Penyunying bahwa penerbitan buku ini dimaksudkan untuk mengin…
Soepomo Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ke-1 Masa jabatan 19 Agustus 1945 – 14 November 1945 Presiden Soekarno Didahului oleh Tidak ada,Jabatan baru Digantikan oleh Soewandi Informasi pribadi Lahir 22 Januari 1903 Sukoharjo, Jawa Tengah, Hindia Belanda Meninggal 12 September 1958 (umur 55) Jakarta, Indonesia Kebangsaan Indonesia Agama Islam Prof. Mr. Dr …