Adnan Buyung Nasution lahir dari keturunan \"Nasution 28\", yaitu Nasution pejuang di Mandailing yang berani melawan Belanda. Masih umur 22 tahun, sebagai jaksa ia sudah jadi anggota Tim Pemberantas Korupsi. Sejak diberlakukan dekrit 5 Juli 1959, seiring rusaknya kondisi pemerintahan Soekarno, aparat negara termasuk Kejaksaan dijadikan alat revolusi yang bertindak sewenang-wenang terhadap rakya…
Kisah-kisah seputar Proklamasi 17 Agustus 1945 selalu aktual. Pelaku sejarah dan kesaksian yang disampaikannya menghidupkan rasa nasionalisme. Sebut saja di antaranya kesaksian Ahmad Subardjo, Sudiro, Sayuti Melik, Latief Hendraningrat, dan Jusuf Ronodipuro.\r\nAda banyak kisah seputar pelaksanaan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia tercinta ini. Beberapa dari pelaku sejarah saat itu meng…
Agresi Militer Kolonial Belanda II ,Belanda buntukan persetujuan Renville dan tiada kemajuan dibidang diplomasi ,dan perundingan kandas lagi serta tiada jalan keluar terbentang dari kaliurang.
Bahwasannya perjuangan gerilya dalam revolusi kita itu jauh dari pada hanya perjuangan ketentaraan semata-mata. Perjuangan politik, psikologis, ekonomis, dan militer terbungkus sekaligus di dalamnya dan para pimpinan, yang tinggi menengah dan bertindak hanya secara militer khusus semata-mata, melainkan secara pejuang patriot dalam arti yang seluas-luasnya.
Berisi kisah sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang ditulis dari sudut pandang Abdul Haris\r\nNasution, yang pada masa tersebut menjabat sebagai kolonel. Buku ini berisi interpretasi Nasuiton mengenai\r\nPerang Kemerdekaan Indonesia.
Buku ini memberikan contoh-contoh pelaksanaan manajemen dalam suatu perusahaan termasuk pembuatan rencana penjualan, di mana ini merupakan aplikasi terhadap teori-teori yang ada dalam manajemen.
Buku Komunikasi pembangunan: pengenalan teori dan penerapannya ini berisi tentang Pembangunan: sejak paradigma lama hingga sekarang; pengertian pembangunan; komunikasi dan pembangunan; konsep teoritis komunikasi pembangunan; komunikasi pembangunan dalam penerapannya; prospek komunikasi pembangunan.
Salah satu azas yang paling fundamentil dalam proses pidana adalah keharusan pembuatan surat tuduhan. Ia menentukan batas-batas pemeriksaan dan penilaian Hakim, ia membuat fakta-fakta yang dituduhkan terhadap seseorang terdakwa, dan Hakim hanya boleh memutuskan atas dasar fakta-fakta tersebut tidak boleh kurang atau lebih, sehingga oleh sebab itulah ia dipandang sebagai suatu litis contestatio.