/home/u733058612/domains/bskdnlib.kemendagri.go.id/public_html/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Jurnalis%" ]
Buku Jurnalistik Asyik: Panduan Praktis Belajar Menulis Berita memaparkan proses menjadikan sebuah berita penting dan menarik. Buku ini menjelaskan cara memilih sudut pandang dari beberapa unsur berita sehingga memiliki nilai berita tinggi, serta menguraikan tahapan membuat jenis-jenis berita sesuai dengan struktur penulisannya. Selain itu, buku ini merupakan serangkaian tulisan yang memadukan …
Buku ini berisi 70 kolom Ong Hok Ham di majalah Tempo dari 1976-2002, yang merupakan refleksi seorang sejarawan atas pelbagai persoalan yang dihadapi Indonesia: dari mitos kekuasaan sampai peran preman (jago). Ditulis dengan bahasa yang sederhana, karya ini seoalh menegaskan bahwa bangsa ini, terutama penguasanya, tak pernah berhenti menakik peradaban usang, peradaban yang tdak memabawa kita ke…
Jurnalisme Kontemporer Edisi 2 ini menyerap berbagai perkembangan jurnalisme. Teknologi, misalnya, mendorong jurnalisme ke dalam kontemporarisasi media, dan membawa masyarakat semakin erat, ketat, padu, dan kompak, ketika menangkap peristiwa, atau isu. Perkembangan lain membawa jurnalisme tidak lagi hanya jadi sebuah profesi. Tapi juga, perkakas mengolah pesan, dan medium komunikasi kreatif: me…
Mochtar Lubis adalah seorang pemimpin redaksi, pengarang, dan tokoh budaya Indonesia yang paling dikenal, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional, yang ia pertahankan dari awal tahun 1950-an hingga wafatnya tahun 2004. Buku ini menelusuri peristiwa-peristiwa besar dalam jagad kehidupan Mochtar Lubis: seorang tokoh yang memberikan makna pada penafsiran sejarah pascaproklamasi ke…
Pengertian komunikasi menurut A.M. Hoeta Soehoet (2002, h.11) adalah penyampaian isi pernyataan manusia kepada manusia lain. Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam proses komunikasi terjadi tahapan-tahapan peristiwa dalam penyampaian isi pernyataan manusia kepada manusia lain. Proses komunikasi ini memerlukan minimal tiga unsur, yaitu komunikator, isi pernyataan, dan komunikan. Komunikator dan komu…
Bahasa Jurnalistik mempunyai ciri-ciri sendiri yang membedakannya dengan ragam bahasa lainnya. Ciri-ciri ragam bahasa jurnalistik sesuai dengan tujuan jurnalistik, yaitu menyampaikan suatu berita, baik melaiui media cetak maupun media elktronik (radio, TV). Dewasa ini perkembangan bahasa jurnalistik itu agak melenceng dari bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal tersebut sangat terasa seka…
Papua lebih dari sekedar koteka atau emas di tembagapura. Eksotisme Papua menarik perhatian siapa saja yang pernah menjejakkan kaki di sana. Dari kejelian Gubernur Belanda J Van Baal di tahun 1953 membangun Hollandia yang sekarang Jayapura - Ia memilih suku yang pekerja keras dan cinta laut - hingga Michael Rockefeller yang datang ke Agats dan meninggal di sungai Betsj pada tahun 1961 - Ia sebe…
Buku ini menceritakan bagaimana para wartawan harian Merdeka membuat jurnal catatan harian tentang sejarah negara dan bangsa pada saat itu.
“Bahasa Jurnalistik pada dasarnya sama saja dengan Bahasa Indonesia yang hidup sekarang. Apa yang disebut Bahasa Pers, sebenarnya tidak ada.” Menurutnya yang ada dari dasar Bahasa Indonesia yakni sifat khusus yang digunakan kalangan pers.