Orang-orang desa oleh karenanya harus merebut kembali arena politiknya, tempat rakyat bersaing secara sehat untuk berkuasa dan menelusuri hidupnya sesuai dengan jalan yang dipilhnya. Kalau ini terjadi, pengaruhnya bukan hanya pada pedesaan. Apabila warga masyarakat hanya terdiri dari para intelektual dari UI, UGM atau ITB, sesungguhnya itu adalah warga masyarakat yang payah.