realitas agama dengan kerangka dialektika eksternalisasi-objektifikasi-internalisasi. Pertama, manusia tidak mungkin “tinggal dalam dirinya sendiri”, makhluk biologis itu butuh “mengeksternal” dalam bentuk ekspresi dan eksistensi, dari sini lahirlah masyarakat sebagai produk manusia. Kedua, masyarakat—dunia yang diproduksi oleh manusia itu—kemudian menjadi sesuatu yang berada di lua…