Teori akuntansi dapat didefinisikan sebagai penalaran logisdalam bentuk seperangkat prinsip luas yang (1) memberikan kerangka acuan umum yang dapat digunakan untuk menilai praktek akuntansi dan (2) memberi arah pengembangan prosedur dan praktek yang baru. Teori akuntansi dapat juga digunakan untuk menjelaskan praktek-praktek yang ada guna memperoleh pemahaman yang lebih baik atasnya. Tetapi tujā¦
Penyusunan suatu teori akuntansi membutuhkan pembenaran atau penyangkalanterhadap praktek-praktek akuntansi yang ada. Dalam pendekatan tradisional, penyusunan dan pembuktian suatu teori dianggap benar-benar sinonim.