Mutiara yang copy writer dan Zona yang art director bekerja di perusahaan periklanan yang sama di Jakarta. Keduanya saling naksir, tapi sama-sama sok jaim. Mutia selalu bete menghadapi Zona yang selengekan, sementara Zona sering gondok dengan sikap Mutia yang dianggapnya superjutek.\r\n\r\nMenjelang akhir tahun 2004, LSM tempat Zona menjadi anggota gerakan pelestarian alam menugasinya menyelidi…
\"Hidup tetap berjalan biarpun perasaanmu pernah dirontokkan perempuan, Zona. Tapi nikmati saja rasa sakit hatimu, kalau memang maumu begitu….\"\r\n\r\n\"Konyol! Ini nasihat paling janggal yang pernah kuterima.\"\r\n\r\n\"Masalahnya, aku sudah tahu seperti apa rasanya kehilangan perempuan yang benar-benar kita inginkan. Satu-satunya yang bisa kita lakukan hanya menunggu waktu bekerja.\"\r\n\r…