Mengkritisi metode pengukuran kesejahteraan di Indonesia yang lebih melihat pada pendapatan ekonomi. Kebijakan yang berorientasi kepada pertumbuhan ekonomi terus bertahan hingga saat ini. Selama satu dasawarsa terakhir, hal tersebut terjadi akibat distorsi pemahaman terhadap doktrin kesejahteraansSosial Indonesia. Buku ini mempertimbangkan struktur distribusi pendapatan masyarakat dengan prinsiā¦