JIKA masih hidup, dari diminta melukiskan situasi sekarang, Mohammad Hatta hanya perlu mencetak ulang tulisannya yang terbit pada 1962: \"Pembangunan tak berjalan sebagaimana semestinya.... Perkembangan demokrasi pun telantar karena per- cekcokan politik senantiasa. Pelaksanaan otonomi daerah terlalu larriban sehingga memicu pergolakan daerah\".\r\n\r\nDemokrasi dapat berjalan baik, menurut Hat…
Hampir tak ada palagan penting di negeri ini yang tak didatangi Leonardus Benjamin Moerdani. Sudah berperang sejak usia 13 tahun, ia berada di garis depan penumpasan pemberontakan PRRI/Permesta (1958). Ia juga menjadi ikon pembebasan Irian Barat (1962). Saat operasi Ganyang Malaysia (1965), ia menyamar sebagai tukang karcis Garuda di Bangkok. Di bawah Soeharto, Benny Moerdani menjadi tokoh k…
Empat puluh tahun sejak Sukarno meninggal, nama serta wajahnya tidak pernah benar-benar lumat terkubur. Kampanye puluhan tahun Orde Baru untuk membenamkannya justru hanya memperkuat kenangan orang akan kebesarannya. Sukarno tak pernah berhenti menjadi ikon revolusi nasional Indonesia yang paling menonjol-mungkin seperti Che Guevara bagi Kuba. Di banyak rumah, foto-fotonya, kendati dalam ke…
Buku ini adalah bagian dari serial Perempuan-Perempuan Perkasa yang diangkat dari edisi khusus Majalah Tempo April 2013. Ide penulisan sejarah Kartini ini adalah agar pembaca mendapatkan gambaran yang utuh tentang Sang Pendekar. Pengetahuan mengenai Kartini yang diajarkan di sekolah tak sepenuhnya membentuk pemahaman yang melampaui hal ihwal yang sudah klise dan rutin. Kartini, ningrat Jawa yan…
Buku himpunan Peraturan Kepegawaian RI ini disusun untuk memenuhi permintaan dari kalangan pemakai, karena pada dewasa ini buku himpunan tersebut masih sangat terbatas adanya dikalangan umum. Saat ini telah banyak peraturan perundang-undangan dibidang kepegawaian yang telah dikeluarkan, baik peraturan yang baru, maupun peraturan-peraturan yang merubah atau menyempurnakan peraturan-peraturan yan…
HAMENGKU BUWONO IX merupakan figur fenomenal. Selama ini ia lebih dikenal sebagai tokoh kultural. Perannya di bidang politik dan ekonomi kerap tenggelam. Padahal, sepak terjangnya sebagai penyokong kaum republiken tak pernah henti. Hanya dalam tiga hari, Sultan menyatakan Yogyakarta bergabung ke dalam Republik Indonesia. Ketika Belanda mengklaim bahwa Republik Indonesia telah mati, Raja Keraton…
TIGA DEKADE lebih bukanlah waktu singkat bagi seorang presiden memimpin sebuah negara. Itulah yang dialami oleh Soeharto, Presiden ke-2 Republik Indonesia. Soeharto berada di puncak kepemimpinan selama 32 tahun, yakni sejak 1966 hingga 1998. Pada periode itu, ada semacam kontradiksi yang mencuat ke permukaan. Aura kejawen pun melekati setiap tindak tanduknya dalam memutuskan suatu kebijakan. …
Pada masa penjajahan Jepang, ia menjadi wartawan kantor berita Domei. Pidato-pidatonya selalu meneriakkan "Allahu Akbar" dan mengobarkan semangat pejuang menentang tentara Sekutu. Sosoknya terekam kuat dalam potret diri yang mengacungkan telunjuk dan tatapan mata tajam. Sutomo atau Bung Tomo ialah tokoh "pemberontak" termasyhur. Kehadirannya jadi simbol perlawanan dalam pertempuran 10 November …
“Man wijf!” begitu Sutan Sjahrir kepada Sukarno karena tak bernyali memproklamasikan kemerdekaan Indonesia segera setelah berita kekalahan Jepang beredar. Sjahrir ialah salah seorang yang paling keras mendesak Sukarno dan Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada Agustus 1945. Sjahrir termasuk Bapak Bangsa yang radikal, namun tidak suka melawan musuh dengan kekerasan. Sjahr…
Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir merupakan salah satu seri buku TEMPO dengan kategori tokoh militer. Barangkali awalnya dari kumpulan artikel tematis majalah itu? Yah, pokoknya saya senang buku ini diterbitkan, karena saya memang hobi baca sejarah dan Soedirman adalah salah satu pahlawan nasional yang kisah hidupnya belum banyak saya baca. Selama ini, saya cuma tahu kisah sang pan…