B.J. Habibie: \"Nanti akan lahir, tidak hanya 100 Habibie, akan tetapi 1000 Habibie. Tanpa Habibie apa yang telah saya rintis selama ini harus berkembang dan berjalan terus. Agar kita memiliki nilai tambah. Dengan demikian Indonesia akan dapat memasuki era teknologi tinggi dan industri penerbangan menyongsong abad ke-21 yang akan datang\"Buku ini merupakan gambaran salah satu manusia kebanggan …
Buku ini mencoba menawarkan berbagai strategi penyelenggaraan otonomi daerah yang layak dicermati dan akan memperkaya pemahaman serta daya kritik kita terhadap kebijakan yang sangat strategis.
Praktik penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia diwarnai oleh ketidakpercayaan masyarakat kepada aparatur peemerintah. Masyarakat memberikan label negatif kepada aparatur pemerintah, seperti mutu pelayanan rendah; prosedur kerja yang lamban dan berbelit-belit; sering menyalahgunakan wewenang; serta penuh kolusi, korupsi, dan nepotisme. Seperti umumnya sistem manajemen maka manajemen pemerin…
Buku ini dimaksudkan untuk menambah referensi dalam bidang manajemen pemerintahan agar masyarakat umum dan aparat abdi masyarakat khususnya, mengenal dan memahami lebih banyak perihal manajemen pemerintahan dengan berbagai aspeknya.
wik Kian Gie: Bunga Rampai Pemikiran memuat pemikiran intelektual Kwik Kian Gie, ekonom senior dan politikus Indonesia, yang telah dipublikasikan di berbagai media cetak, seperti Kompas, Bisnis Indonesia, Suara Pembaruan, Republika, Media Indonesia, Jawa Pos, Indo Pos, Rakyat Merdeka, dan Majalah Trust. Kekuatan tulisan Kwik Kian Gie terletak pada ketajamannya menganalisis masalah, yang terbent…
Pancasila sebagai suatu sistem filsafat adalah hasil pemikiran yang sedalam-dalamnya dari Bangsa Indonesia, yang oleh bangsa Indonesia dianggap, dipercayai dan diyakini sebagai suatu (kenyataan, norma-norma, kaidah-kaidah, nilai-nilai) yang paling benar, paling adil, paling bijaksana, paling baik dan paling sesuai bagi Bangsa Indonesia.
Buku ini bermula dari sebuah pertanyaan-eksistensi akan fenomena metodologi penelitian sosial: mengapa ada akademisi dan peneliti yang begitu yakin akan keperkasaan metode-metode kuantitatif dan yang lainnya begitu bersemangat mengembangkan studi-studi kualitatif.