Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi
    • Waktu Layanan
    • Tata Tertib
    • Peraturan
  • Berita
  • Kontak

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Partai politik: kecenderungan oligarkis dalam birokrasi
Bookmark Share

Text

Partai politik: kecenderungan oligarkis dalam birokrasi

Robert Michels - Personal Name;

Selalu ada kecenderungan oligarki dalam birokrasi. Buku Robert Michels ini, Partai Politik, memperlihatkannya begitu apik. Ia kemukakan soal “hukum besi oligarki” dalam partai politik.

Dalam prakata-nya, Michels menegaskan, ada banyak persoalan penting yang mencuat di kehidupan sosial-politik kita. Tetapi, sebagai satu persoalan, ini justru mendorong manusia untuk membuat rumusan yang lebih seksama, selain juga telah memperoleh makna baru melalui penumpahan segenap energi hanya guna menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut.

“Konon, prinsip kebangsaan diciptakan untuk mengatasi persoalan-persoalan rasial, yang secara terus-menerus mengancam, khususnya Eropa. Hanya saja, di wilayah ekonomi, masalah sosial ternyata lebih mengancam perdamaian dunia ketimbang masalah kebangsaan.”

Partai politik menjadi salah satu pemasok “hukum besi oligarki”. Ada banyak fakta di mana kecenderungan dominasi (penguasaan) dimainkan oleh sekelompok kecil orang (minoritas). Dan, bagi Michels, kecenderungan oligarki tersebut muncul dalam empat dimensi politik: organisasi, kepemimpinan, hubungan organisasi dengan rakyat, dan kekuasaan pemerintahan.

Elite, dalam pandangan Michels, adalah mereka yang bernaung di tubuh birokrasi partai politik. Meski jumlahnya hanya segelintir, tetapi mereka punya kekuatan dan kekuasaan yang sangat besar dalam menentukan arah kehidupan bersama.

Meski tidak terlalu memberi ruang yang lebih luas dalam menjelaskan konsep elite, pemikiran Michel dalam Partai Politik tetap patut jadi rujukan untuk melihat kecenderungan oligarki ini. Colin MacAndrew melalui Perbandingan Sistem Politik, memaparkan dua faktonya:

Kekuasaan dalam masyarakat terdistribusikan dengan tidak merata dan hanya dimiliki oleh orang atau sekelompok orang yang disebut elite.
Secara internal, elite bersifat homogen, bersatu, dan memiliki kesadaran kelompok serta mengatur sendiri kelangsungannya dan oleh karena itu elite menjadi otonom.
Akhirnya, prinsip pemerintahan sendiri, sendi dasar demokrasi, memunculan pandangan bahwa semua itu merupakan alat yang melengkapi penyelesaian persoalan kebangsaan. Karena prinsip kebangsaan mengantarkan gagasan akan keberlakukan praktik-praktik pemerintahan rakyat.


Availability
#
Badan Penelitian Pengembangan Kemdagri 324.2 ROB p
BPP00003459
Available
#
Badan Penelitian Pengembangan Kemdagri 324.2 ROB p
BPP00003361
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
324.2 ROB p
Publisher
Jakarta : CV. Rajawali., 1984
Collation
lxxiii, 454 hlm.; 21 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
324.2 ROB p
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Cet 1
Subject(s)
Partai Politik
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Jl. Kramat Raya No.132, RW.9, Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430
Indonesia

Phone: (021) 3101953, 3101955, 3901071, 3901072
Email: badanlitbang@kemendagri.go.id

Related Link

  • Perpustakaan Kemendagri
  • Perpustakaan Nasional
  • Perpustakaan DPR
  • Perpustakaan UNJ
  • LIPI
© Template by SLiMS Community 2026
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?