Di dalam kerangka pelaksanaan desentralisasi dan otonomi di Indonesia, birokrasi sebagai wujud dan manajemen pemerintahan perlu memiliki kemandirian di dalam rangka pemberdayaan dirinya sesuai dengan keberadaannya di dalam lingkup lingkungan yang selalu berubah.
Buku ini menyajikan akuntabilitas birokrasi publik sebagai tema sentral dengan argumentasi bahwa mengetahui dan mencegah penyebab korupsi atau penyalahgunaan wewenang jauh lebih penting daripada melakukan tindakan kuratif terhadap pelaku korupsi.
Dalam buku ini pengarang mengangkat salah satu dimensi yang menonjol yaitu perilaku birokrasi yang bergantung erat dengan pendekatan kultur, yang sekarang ini dalam ilmu administrasi ataupun teori organisasi merupakan aliran neoklasik, akan tetapi aliran kultur memandang bahwa suatu perilaku dapat dipahami melalui pemahaman kultur.
buku ini berbicara panjang tentang faktor faktor perusak yang ada didalam dan diluar birokrasi dan bagaimana menghindarinya. Artinya bagaimanakah pembaharuan yang harus ada pada birokrasi masa datang agar berfungsi efektif. Bagaimana perkembangan organisasi itu terjadi, bagaimana akuntabiklitas , evaluasi dan perencanaan bisa dianggap senagai faktor penolong
Buku ini menyajikan fakta empirik dan analisis kritis mengenai kinerja birokrasi publik di Indonesia. Berbagai faktor yang menjadi penyebab dari buruknya kinerja birokrasi publik dibahas secara mendalam dalam buku ini.
Bagaimana implikasi terjadinya pergeseran sistem politik dari sistem predensial ke arah sistem semi parlementer terhadap dinamika kehidupan birokrasi publik di Indonesia dengan berbagai macam aspeknya merupakan pertanyaan pokok yang akan dijawab dalam buku ini
Buku ini memberikan ulasan tentang kehidupan birokrasi pemerintahan di Indonesia semenjak era reformasi. Sorotan utama pembahasannya berpusat pada perubahan dan perkembangan birokrasi pemerintahan di Indonesia serta implikasinya bagi kehidupan bernegara dan demokrasi; posisi dan peran pemerintah daerah dalam sistem birokrasi Indonesia dan berbagai isu yang terkait; serta strategi reformasi biro…
Pembahasan materi dalam buku ini meliputi: 1. Membangun paradigma Indonesia baru paska kegagalan reformasi 2. Reformasi birokrasi di Indonesia 3. Otonomi daerah dan Good Regulatory Governance 4. Formulasi anggaran daerah 5. Membangun kepercayaan publik melalui pemilihan kepala daerah secara langsung 6. Community Based Development: Pemberdayaan Ekonomi Umat Indonesia
Birokrasi pemerintah merupakan suatu kekuatan yang besar sekali, lebih-lebih birokrasi bagi suatu negara yang sedang membangun. Kegiatannya menyentuh setiap kehidupan manusia. Baik suka atau tidak suka manusia tidak bisa lari dari kegiatan birokrasi pemerintah.
Kehadiran partai politik terutama dalam pemerintahan yang belum mapan dengan sistemnya telah membawa kekacauan besar terhadap kehidupan birokrasi pemerintahan yang notabene adalah pelaksana terpenting di dalam mewujudkan cita-cita negara. Ini disebabkan karena parpol-parpol tersebut tetap menyertakan ideologi mereka ketika memasuki struktur dan tak jarang mendesakkan kepentingan berbeda yang um…