Julius Pour - Personal Name Inilah biografi tokoh militer dan intelijen legendaris Indonesia yang sangat disegani tidak hanya di Indonesia, tetapi juga oleh negara-negara lain, terutama di kawasan Asean. Buku ini harus dimiliki oleh anda yang menggemari buku sejarah, biografi tokoh militer, terutama sejarah RPKAD (KOPASSUS TNI-AD).
Orde Lama tumbang meninggalkan beban berat yang harus dipikul oleh seluruh rakyat Indonesia. Beban berat ini harus disingkirkan dengan melaksanakan pembangunan di segala bidang, khususnya di bidang ekonomi. Orde Baru yang menangkap aspirasi seluruh rakyat Indonesia bertekad untuk segera melaksanakan pembangunan. Karena itu Orde Baru disebutjuga Orde Pembangunan.
0 Hari yang menggetarkan dunia itu di mulai dari tanggal 1 sampai 10 Muharam tahun 61 Hijriyah tepatnya di suatu padang tandus bernama Karbala. Yaitu sebuah harga diri dan keteguhan menghadapi kesombongan dan kelicikan. Manusia penuh harga diri dan keteguhan itu akhirnya robh dan bersimpuh darah. Tetapi ia terus hidup abadi di dada setiap pejuang dan kaum merdeka. Walaupun peristiwa itu telah b…
Setiap orang mempunyai sisi kepribadian, berbagai identitas. Termasuk, Romo Bowo. Ia mempunyai peran Jamak: Kakak, Oom, pendidik, rohaniawan, sahabat, dan entah apa lagi. Ia juga seorang yang sangat peduli pada lingkungan, juga kemanusiaan. Ilmu dan pengalaman hidup dijunjung tinggi. Liber Amicorum adalah secuplik kehidupan Bowo yang ditulis oleh sahabat dan kerabatnya.
Ini merupakan catatan sejarah pengabdian Marsekal Hadi Tjahjanto dalam menjalankan amanah negara dan rakyat Indonesia sebagai panglima TNI. Kegigihan dan profesionalismenya dalam melaksanakan tugas negara berasal dari didikan keluarga, khususnya sang Ayah. Fokus pada pekerjaan menjadi tanggungjawab yang selalu diemban. Ia juga bekerja dalam sunyi agar mendapatkan hasil yang optimal dan memilik…
Hampir tak ada palagan penting di negeri ini yang tak didatangi Leonardus Benjamin Moerdani. Sudah berperang sejak usia 13 tahun, ia berada di garis depan penumpasan pemberontakan PRRI/Permesta (1958). Ia juga menjadi ikon pembebasan Irian Barat (1962). Saat operasi Ganyang Malaysia (1965), ia menyamar sebagai tukang karcis Garuda di Bangkok. Di bawah Soeharto, Benny Moerdani menjadi tokoh k…
Empat puluh tahun sejak Sukarno meninggal, nama serta wajahnya tidak pernah benar-benar lumat terkubur. Kampanye puluhan tahun Orde Baru untuk membenamkannya justru hanya memperkuat kenangan orang akan kebesarannya. Sukarno tak pernah berhenti menjadi ikon revolusi nasional Indonesia yang paling menonjol-mungkin seperti Che Guevara bagi Kuba. Di banyak rumah, foto-fotonya, kendati dalam ke…
Buku “Syukur Tiada Akhir, Jejak Langkah Jakob Oetama” diterbitkan Penerbit Buku Kompas untuk memperingati hari ulang tahun ke-80 Jakob Oetama, salah satu pendiri Harian Kompas, pada 27 September 2011. Selang satu tahun kemudian, hingga Oktober 2012, buku setebal 660 halaman yang disusun St Sularto ini sudah mengalami cetak ulang keempat. Untuk mengetahui proses kreatif penyusunan buku i…