Sebagai pilar utama, birokrasi di suatu negara berfungsi sebagai penggerak roda organisasi negara yang terdiri dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Keduanya harus saling melengkapi dan saling mengisi. Untuk itu, birokrasi dituntut mampu mengemban misi, menjalankan misi dan melaksanakan semua aktifitas yang menjadi tanggungjawabnya.
Birokrasi relative menjadi instrument politis atau alat untuk mencapai kekuasaan yaitu mendapatkan, meningkatkan, memelihara dan memperluas kekuasaan aktor elit atau fraksi politik tertentu. Pada masa Orde Baru sampai menjelang masa transisi tahun 1998, kondisi birokrasi di Indonesia masih tampak mengalami penyakit bureaumania. Birokrasi tampak dijadikan alat kepentingan status quo pemerintah d…
KERUWETAN dalam birokrasi pemerintah acap kali menjadi keluhan masyarakat. Namun, dalam hiruk-pikuknya birokrasi itu, masih dapat ditemukan sesuatu yang cemerlang. Meski jarang yang sampai menonjol, tetap ada geliat pembaruan birokrasi demi kebaikan bersama (bonum commune). Usaha pembaruan ini berupa terobosan yang dilandasi akal sehat untuk melawan kebodohan dan pembodohan dalam hidup kesehari…
Konsep kepemimpinan transformasional merupakan seni yang harus di amalkan oleh seluruh pemimpin Indonesia, sebab seorang pemimpin tranformasional akan mengedepankan komunikasi dalam berinteraksi dengan seluruh elemen yang dipimpinnya. Untuk menjadi pemimpin seperti diperlukan karakter yang mampu mempengaruhi orang lain secara individu. Pemimpin transformasional tidak pernah lahir namun dibangun…
Sentralisasi birokrasi pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan upaya penyelesaian yang baik untuk mencegah penyelewengan uang negara dan perilaku koruptif dari oknum pejabat atau birokrat. Sentralisasi birokrasi pengadaan barang dan jasa pemerintah dapat membatasi instansi-instansi pemerintah di dalam melaksanakan kegiatan pengadaan barang dan jasa yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan …
Instansi pemerintah sedang dalam kondisi siaga. Semakin gencarnya gerakan revolusi mental dan reformasi birokrasi memaksa instansi pemerintah untuk tak punya pilihan lain selain terus berbenah diri untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tujuan utamanya, masyarakat harus bisa merasakan kinerja instansi pemerintah yang benar-benar melayani. Oleh karena itu, umpan balik dari masyarakat adal…
Buku ini berusaha melatari fenomena tersebut secara jernih dengan menggunakan pendekatan kultural sekaligus struktural
Terdapat empat prinsip pelayanan publik yang harus diperoleh masyarakat yakni better, cheaper, faster dan simpler.Sayangnya prinsip-prinsip tersebut belum terlihat dalam potret pelayanan publik pemerintah daerah di Indonesia.
Kegagalan Indonesia memutus warisan kolonial dalam kehidupan birokrasi pemerintah telah ikut membentuk sosok birokrasi dan aparatur yang gagal mentransformasi dirinya sebagai agen pelayanan dan perubahan. Nilai, simbol, dan perilaku yang berkembang dalam birokrasi di negara kita cenderung menunjukkan posisinya sebagai agen, kekuasaan, dan status quo. Rencana pemerintah untuk merumuskan grand…
Kajian administrasi publik berkembang lebih cepat paska diterapkannya otonomi daerah. Tuntutan reformasi menjadi hal yang niscaya dimasa-masa setelahnya. Namun terkadang impian perubahan tidaklah semudah mimpi yang sering diputar di meja-meja kajian.