Buku ini dimaksudkan sebagai referensi utama untuk kalangan birokrat dan aparat daerah, mahasiswa dan semua pihak yang berminat mengkaji persoalan otonomi daerah.
Selama dua dasawarsa terakhir ini, isu tentang kelas menengah semakin mendapat tempat dalam kajian-kajian politik di Indonesia. Meningkatnya perhatian terhadap masalah kelas menengah tampaknya sejalan dengan perkembangan kapitalisme sendiri yang semakin matang di Indonesia. Setelah sebelumnya perhatian lebih banyak dicurahkan untuk mengamati terbentuknya kelas pemodal, maka kini banyak sarjana …
Penduduk dataran tinggi sering dipandang sebagai kelompok masyarakat yang bodoh, yang mempertahankan cara hidup tradisional yang sangat berbeda; sebagai kaum tani, meskipun barangkali agak kurang efisien; sebagai perusak lingkungan dan penghuni liar; dan akhir-akhir ini, sebagai ahli lingkungan, yang tetap memegang rahasia system pengelolaan sumber daya berlandaskan komunitas yabg berlanjutan d…
embangun Masyarakat Majemuk. Buku tersebut disusun dengan menggunakan pendekatan pembangunan yang sesuai dengan semangat zaman itu. Tetapi berbeda dengan paradigma pembangunan rezim Orde Baru yang berasal dari atas (top down) dan terpusat, Koentjaraningrat menekankan pentingnya menyiapkan program-program pembangunan dari bawah (bottom-up). Sebelum proyek pembangunan diimplementasikan di Papua, …
Di daerah kita terdapat dua jenis pemerintahan, yakni pemerintahan daerah yang berwenang mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri, sebagai pelaksana dari azas desentralisasi teritorial, dan pemerintah wilayah yang merupakan wilayah administratip atau wilayah kerja perangkat pemerintah yang menyelenggarakan pelaksanaan tugas pemerintahan umum di wilayah, sebagai pelaksanaan azas dekonsetrasi
Buku ini lebih terasa pemetaan teoritisnya sehingga memberikan gambaran ringkas tentang body of knowledge dari teori desentralisasi dan pemerintahan daerah. Berbagai isu penting tentang desentralisasi dan pemerintahan daerah menjadi perhatian utama buku ini.
Indra dalam buku ini mengatakan bahwa: "Di masa lalu, satu masalah besar dalam upaya meningkatkan akses ,masyarakat lokal terhadap distribusi informasi adalah kecenderungan penyeragaman informasi oleh pihak yang berwenang.
Buku ini menjelaskan tentang pentingnya pengawasan dalam sebuah lembaga. Pengawasan dalam buku ini dimaknai sebagai suatu bentuk pola pikir dan pola tindakan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada seseorang atau beberapa orang yang diberikan tugas untuk dilaksanakan dengan menggunakan berbagai sumber daya yang tersedia secara baik dan benar, sehingga tidak terjadi kesalahan dan penyimp…
Buku ini menjadi sangat berguna ditengah perdebatan tentang otonomi daerah dan perubahan bentuk pemerintah itu. Di dalamnya ia menawarkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kedua tema tersebut
Pada uraian awal ini Kuntowijoyo akan membahas dan memusatkan perhatiannya pada proses simbolis. Yaitu pada kegiatan manusia dalam menciptakan makna yang merujuk pada realitas yang lain daripada pengalaman sehari-hari. Proses simbolis ini meliputi bidang-bidang agama, filsafat, seni ilmu, sejarah, mitos, dan bahasa. Ada beberapa cara untuk mencari hubungan antara simbol dan masyarakat. Menheim…