Buku ini merupakan sebuah upaya untuk keluar dari stereotype studi-studi tentang daerah perbatasan yang selama ini menekankan peran 'pusat' atau negara. Fokus buku ini adalah pada manusia, penduduk dan masyarakat yang bermukim di daerah perbatasan yang kami lihat dalam konteks transformasi sosial budaya yang sedang berlangsung